Lima Puluh Kota, 29/10-- Pagi ini suasana di MTsN 7 Lima Puluh Kota terasa berbeda dari biasanya. Untuk pertama kalinya, madrasah tersebut melaksanakan cek kehadiran siswa melalui sistem absen digital. Kegiatan ini menandai launching perdana penggunaan absen digital di MTsN 7 Lima Puluh Kota, sebuah langkah inovatif yang diambil madrasah negeri termuda di kabupaten ini untuk menjawab tantangan zaman di era digitalisasi pendidikan.
Sistem absensi digital ini dirancang dan dikelola oleh Gusnovita Sari, guru TIK MTsN 7 Lima Puluh Kota. Melalui aplikasi tersebut, kehadiran siswa dapat dipantau secara lebih cepat, akurat, dan efisien. Aturan perizinan juga dilakukan melalui scand barcode pada kartu digital siswa. Selain itu, sistem ini juga mempermudah pihak madrasah dalam melakukan rekapitulasi data kehadiran secara otomatis setiap hari.
Kepala MTsN 7 Lima Puluh Kota, Hj. Teti Asmarni, menyampaikan apresiasinya atas inovasi ini. “Alhamdulillah, hari ini MTsN 7 Lima Puluh Kota resmi memulai penggunaan absen digital. Ini merupakan langkah awal kami dalam mewujudkan madrasah berbasis teknologi. Semoga inovasi ini dapat meningkatkan kedisiplinan siswa sekaligus efisiensi dalam administrasi madrasah,” ujar kamad energik tersebut dengan bangga.
Lebih lanjut, Hj. Teti Asmarni berharap, ke depan inovasi serupa dapat terus dikembangkan untuk mendukung proses pembelajaran dan tata kelola madrasah yang lebih modern dan profesional.
Sementara itu, Gusnovita Sari selaku perancang dan pengelola sistem menyampaikan harapannya agar penggunaan absen digital ini menjadi awal dari berbagai inovasi digital lain di MTsN 7 Lima Puluh Kota. “Kami ingin teknologi hadir tidak hanya untuk mempermudah administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari budaya belajar di madrasah,” tutur PNS termuda di madrasah Nagari Maek tersebut.
Dengan hadirnya sistem absensi digital ini, MTsN 7 Lima Puluh Kota menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi demi kemajuan pendidikan madrasah.